Dalam operasional Cold Storage, sistem penyimpanan memiliki fungsi dan peran yang sama pentingnya dengan mesin-mesin sistem pendingin. Pemilihan racking system cold storage yang tepat tidak hanya menentukan kapasitas penyimpanan, tetapi juga ada kaitannya dengan stabilitas suhu, efisiensi energi, keamanan produk, hingga kelancaran harian operasional.
Racking system berfungsi sebagai fondasi tata letak penyimpanan di cold storage dimana penataan yang tepat akan memaksimalkan pemanfaatan ruang vertikal dan horizontal, mendukung sirkulasi udara merata, mengurangi risiko produk terkena beban berlebih, dan meningkatkan efisiensi waktu dalam proses pemindahan barang. Tanpa racking yang sesuai maka cold storage akan berisiko mengalami pemborosan ruang dan energi, serta suhu yang tidak konsisten.
Apa itu Sistem Stacking?
Sistem stacking adalah metode penyimpanan dengan menumpuk produk atau palet secara langsung tanpa menggunakan rak struktural. Stacking sendiri merupakan pilihan yang cocok untuk investasi awal dengan volume kecil, serta cocok untuk produk dengan perputaran sangat cepat.
Sistem stacking sendiri memiliki beberapa keterbatasan karena sirkulasi udara dingin kurang optimal, risiko kerusakan produk tinggi, dan sulitnya penerapan sistem FIFO, FEFO, ataupun LIFO. Oleh karena itu, sistem ini biasanya umum digunakan sebagai solusi sementara atau untuk kebutuhan tertentu.
Apa itu Pallet Racking?
Pallet racking adalah sistem rak baja yang dirancang khusus untuk menahan pallet secara aman dan terorganisir di lingkungan yang bersuhu rendah. Pallet racking sendiri menjadi solusi yang tepat dikarenakan memiliki beberapa keunggulan diantaranya:
- Pemanfaatan ruang vertikal maksimal
- Mendukung sirkulasi udara dingin yang merata
- Menjaga integritas dan kualitas produk
- Memudahkan penerapan sistem FIFO, FEFO, atau LIFO
- Aman untuk operasional forklift
Kunci Utama dalam Memilih Racking System Cold Storage
- Jenis dan Karakter Produk
Perlu diketahui terkait berat, ukuran pallet, dan sensitivitas suhu sehingga jenis racking yang paling sesuai dapat ditentukan - Kapasitas dan Tinggi Bangunan
Untuk memilih sistem racking yang sesuai, racking harus disesuaikan dengan tinggi ruangan untuk menjaga stabilitas dan keamanan - Pola Operasional
Selain kapasitas, perlu diketahui juga terkait frekuensi keluar-masuk barang dan sistem distribusi dapat memengaruhi dalam pemilihan racking - Efisiensi Energi
Pemilihan racking dapat disesuaikan dengan racking yang mendukung aliran udara dingin, sehingga akan membantu sistem pendingin bekerja lebih optimal dan hemat energi
Sebagai penyedia solusi cold storage terintegrasi, PT. Nusantara Agro Mandiri menghadirkan sistem racking cold storage yang dirancang sesuai kebutuhan setiap bisnis. PT. Nusantara Agro Mandiri menawarkan space rack dengan ruang bersih dengan Pallet dan tanpa Pallet yang dapat disesuaikan tingginya. Dengan pendekatan menyeluruh, PT. Nusantara Agro Mandiri memastikan setiap cold storage berfungsi optimal, efisien, dan siap mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Mari jadwalkan konsultasi dengan tim profesional PT Nusantara Agro Mandiri sekarang untuk kebutuhan cold storage anda!
Baca Juga: Pentingnya Sistem Keamanan Cold Storage terhadap Produk Sensitif Suhu
Frequently Asked Question:
Q: Apa itu racking system cold storage?
A: Racking system cold storage adalah sistem rak penyimpanan yang dirancang khusus untuk lingkungan bersuhu rendah guna menjaga kualitas produk dan stabilitas suhu. Racking sendiri membantu distribusi udara dingin lebih merata sehingga sistem pendingin tidak bekerja berlebihan
Q: Apa perbedaan sistem stacking dan pallet racking?
A: Sistem stacking menumpuk produk tanpa rak, sedangkan pallet racking menggunakan struktur rak yang lebih aman, terorganisir, dan mendukung sirkulasi udara dingin. Pallet racking sendiri paling direkomendasikan karena menjaga sirkulasi udara lebih optimal, memaksimalkan ruang, mengurangi risiko kerusakan produk, dna meningkatkan efisiensi operasional
